Showing posts with label reuni akbar. Show all posts
Showing posts with label reuni akbar. Show all posts

Monday, August 22, 2016

Kenangan Putih Abu-Abu

10 tahun yang lalu seorang anak lugu nan polos terbangun di subuh hari. Si anak mulai mempersiapkan atribut yang diperlukan, tentunya sambil dibantuin sama mami dan pembantunya. Saat itu si anak deg-degan banget, hari itu dia akan di MOS (Masa Orientasi Sekolah) selama 2 hari. Ini hari pertama si anak mengikuti MOS, dengan masih mengenakan seragam putih biru, ditambah harus menggunakan tas dari karung goni, rambut dikuncir 29 bagian (sesuai dengan tanggal lahir), mengenakan kalung dari bawang putih, kaos kaki merah di kiri dan biru di kanan, juga barang-barang aneh unik lainnya.

“Ayo, Ceh masuk mobil, papi udah nungguin tuh,“ si mami mengantarkan anak pertamanya ini masuk ke mobil. Tak lupa si anak pamitan, cium tangan, cipika-cipika dan maminya membubuhkan tanda salib di dahi si anak.
 
Si anak di antar sama papinya tapi tidak sampai depan sekolah karna ketika MOS dilarang untuk diantar dan harus naik angkutan umum.
Papinya menurunkan anak ini di pinggir jalan dan menunggu si anak naik angkutan umum untuk ke sekolahnya. “kiri, Bang.” Si anak pun turun dari angkutan umum. Dia agak panik karna sebentar lagi jam setengah 6, lewat dari jam itu dia pasti akan dihukum!
Dengan tergesa-gesa si anak berjalan, tak jauh ada 2 orang kakak kelas (cowok) yang berjaga.
“Pagi, Kak” Salam si anak.
“Kamu cuma salam ke dia aja? Gak liat disebelahnya juga orang??” kata yang satunya sambil melipat tangan dan melotot.
“Ya? Oh..hm pagi kak.“ salam si anak, takut-takut.
“Sana lanjut jalan.“ Perintah Kakak kelas. Si anak pun melanjutkan jalannya. Belum juga sampai pintu gerbang, sudah ada beberapa kakak kelas yang berjaga
“Keluarin isi tas kamu!“ Perintahnya. Mereka mulai memeriksa isi dari tas karung goni si anak. Kemudian salah satunya menolak pinggang dan menatap sinis.
“Baru hari pertama udah ada yang gak kebawa!”
“Hah?“ si anak melongo kebingungan. Aduh mampus deh guee!! Keluhnya dalam hati.
“Coba liat! Inget-inget apa yang kamu lupa!“
Si anak mengaduk isi tasnya dan mikir, kayaknya udah lengkap deh. Apaan yang lupa yah?
“Sapu tangan! Mana? Gak kebawa kan?“
JEGEEERRR!! Akhh mati guee matii gueee..gimana nihhh. Si anak pun panik dan kepengen nangis.
“Sana masuk! Nanti siang siap-siap kena hukuman ya!“ ancam kakak kelas.